Sahabat Yang Bisa Diandalkan


Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena [Yonatan] mengasihi dia seperti dirinya sendiri. Yonatan menanggalkan jubah yang dipakainya, dan memberikannya kepada Daud, juga baju perangnya, sampai pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya 1 Samuel 18 : 3-4

YONATAN PUNYA BANYAK ALASAN untuk waspada terhadap Daud. Yonatan adalah anak Saul, calon pewaris tahta. Dia akan menjadi raja Israel, dengan segala kehormatan, kekayaan, dan kekuasaan dari posisi unggul tersebut. Tetapi Yonatan adalah, yang pertama dan terutama, seorang teman, bukan seorang pangeran. Dedikasinya kepada Daud melampaui keinginan untuk masa depannya sendiri.

                Komitmen Yonatan kepada temannya menginspirasikannya untuk mengikat sebuah perjanjian, sebuah ikrar. Untuk mengkonfirmasi perjanjian tersebut, Yonatan memberikan Daud jubah kerajaannya. Itu sangat berarti, tetapi tidak hanya itu saja. Dia memberikan Daud baju perangnya, termasuk pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya. Tindakan yang sangat murah hati ini menandakan bahwa Yonatan mengakui bahwa Daud akan mengambil tempatnya di tahta sesudah Saul meninggal.

                Persahabatan kita sering kali hanya berdasarkan pada kepentingan bersama: kamu menggaruk punggung saya, dan saya menggaruk punggungmu. Ketika persahabatan mengancam hilangnya milik pribadi, persahabatan akan hancur. Tetapi Yonatan adalah contoh sebuah persahabatan yang dikategorikan sebagai tipe yang berbeda, dimana kedua pihak berdedikasi untuk kebaikan pihak lain, berapapun harga yang harus dibayar. Persahabatan seperti ini jarang, dan mengubah kehidupan kedua pihak. Mereka yang mengalami persahabatan seperti ini memberitahu kita bahwa teman mereka membuat semua perbedaan dalam masa depan mereka, seringkali karena teman tersebut tetap setia pada masa-masa tergelap dan tersulit dalam hidup mereka. Itu adalah tolak ukur persahabatan sejati, persahabatan yang melibatkan kasih sejati, pengorbanan dan waktu.

Apakah Anda pernah mengalami sebuah persahabatan seperti ini?
Seperti apa kelihatannya jika Anda adalah teman yang seperti ini?
“Apapun Anda, teman-teman Andalah yang menghiasi dunia Anda.”  - William James

Sabtu, 27 Oktober 2012
The one year Daily Insights
With
ZIG ZIGLAR

“Friends make each other feel good.” – Lily Pad, HIMYM
“Friends build each other up and support them,
 that’s what being a good friend is about.” – Barney Stinson, HIMYM
“Friendship makes me never be alone.” – David Mario, Bapuks
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.” – Mazmur 17 : 17




F : ield of LOVE
R : oot of JOY
I : sland of GOD
E : nd of sorrow
N : ame of HOPE
D : oor of UNDERSTANDING

Goresan Indah Sang Ilahi :)


Pernah lihat LESUNG PIPI?
Pasti pernahlah ya..


Ga tahu mana yang benar, lesung pipi atau lesung pipit. Aku cuma tahunya itu adalah goresan indah dari Sang Ilahi, hehe J

Dari hasil pencarianku tentang goresan itu, beberapa sumber mengatakan bahwa lesung pipi merupakan lekukan pada kulit yang terbentuk pada pipi yang akan terlihat pada saat mereka tersenyum. Check it out link to google Tapi, sebenarnya untuk orang-orang tertentu lesung pipi sudah terlihat bahkan ketika dia sedang tidak tersenyum (diam). Pada umumnya lesung pipi seseorang itu akan sangat terlihat jelas pada saat mereka tersenyum.

Tapi menurut seorang ahli bedah plastik di University of Texas Health, Dr. Joel Pessa (hasil googling juga) lesung pipit itu terjadi disebabkan oleh kecacatan dari otot zygmoticus utama. Jadi (katanya) otot zygmoticus utama itu lebih pendek daripada ukuran sebenarnya, atau otot itu terbelah menjadi dua. 

Haha ternyata goresan indah yang selama ini ku agung-agungkan merupakan salah satu bentuk kecacatan
 >,<

Ada juga mitos yang menyebutkan bahwa lesung pipit terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi (it’s really a myth). Tapi tetap buatku lesung pipi ini adalah goresan indah dari Sang Ilahi dan merupakan hasil genetik yang diwariskan papa mama ku ke ketiga anaknya.

Dulu ada teman kuliahku yang menamai goresan indah ku itu dengan istilah “bolongan pada pipi” Haha jelek banget istilahnya lu kira itu tindik :p

Hasil googling, (bukan sekedar bentuk kenarsisanku semata) 

pojok kanan hasil rekayasa semata ^^V


Yang ini  merupakan warisan dari hasil genetika sepasang suami istri :


Kalau emang benar lesung pipi itu merupakan salah satu bentuk kecacatan, maka ini yang disebut musibah mendatangkan berkah J
Say cheers…






Di- dan Me-


 
Dikuatkan untuk menguatkan.
Diberkati untuk memberkati.
Dilayani untuk melayani.
Hidup akan sangat indah saat di- dan me- dapat berjalan berdampingan J

Jadilah KEHENDAK-MU, bukan KEHENDAK-ku


Teringat BBM-an ku tadi pagi bersama saudara KKL (Kelompok Kecil Lanjutan) ku, June.

J      : sod.. Kau udah diemailin? Aku koq ga ada.. L L
          Sod.. aku ga dapat email..
          Haiisss… sedih kali.. L
A     : belum juga. Berarti kita ga dapat ya? L
J      : iya sod.. Aku udah selesai nangisnya tadi malam :’( Hehe
A     : -__-“ Haduuuuuuhhh. Tuh lihat DP ku. Nangis emang bakal merubah nasib B)
        Cari terus, cari terus mencari. TUHAN pasti udah sediakan satu untuk masing-masing orang
 Pagi itu aku baru saja mengganti Display Picture BBM ku dengan gambar anak bayi yang sedang tidur nyenyak di  tangan seseorang. Dan ada pesan singkat yang bertuliskan :
NOTHING TO WORRY. WE ARE SAVE IN GOD’S HAND
J      : iya sod L Tapi ntah sampe kapanlah gini trus…
A     : sampe waktu NYA tiba J
J      : J
****


Singkat, tapi cukup memberiku pelajaran berharga.

Jadi ceritanya hari ini adalah pengumuman nama kandidat yang berhak mengikuti test penerimaan pegawai baru di Telkom Group. Dan kami berdua tak mendapat email undangan tersebut. BBM itu masuk tadi pagi, tapi sepertinya dia mengirimkannya tadi malam. Belakangan ini aku sudah tidak begitu tertarik lagi dengan yang namanya gadget di hadapanku itu. Selain sinyalnya yang bapuk pisan, aku juga sudah mulai bosan dengan social media. Hehe maaf yak, habisnya aku mulai menikmati kembali hobby lama ku yang sempat terhilang beberapa waktu saat aku berkuliah dulu; membaca dan menulis. 2 bulan terakhir ini aku jatuh hati pada tulisan-tulisan bagus.

Kembali ke kasus BBM-an ku tadi bersama saudara KKL ku itu. Aku belajar bahwa kadang rencana TUHAN itu tak sesuai dengan yang kita mau, malah kadang sulit untuk menerima rencana TUHAN itu. Tapi aku percaya scenario yang udah TUHAN tulis untuk masing-masing anak-anakNya TIDAK PERNAH SALAH.

Beberapa waktu lalu aku baru saja mengalami kejadian yang sama. Kami bertiga (aku, Friska dan June) mengikuti test penerimaan di salah satu perusahaan outsource. Hasilnya akan diumumkan 2 minggu setelah kami melakukan psikotest dan wawancara HR tersebut. 2 minggu berlalu, mereka berdua mendapat telfon balik dari perusahaan tersebut tapi aku TIDAK!! MENANGIS, dan aku sempat KECEWA sama TUHAN. Seharian murung dan aku kehilangan sukacitaku saat itu. Damn, bodohnya aku!! Terngiang  kata-kata mama di telingaku saat itu : “Emang kalau murung bakal dapat telfon balik. Yaudahlah kalau emang TUHAN bilang BUKAN yang ini, dan BUKAN sekarang berarti emang BUKAN. Buat apa maksain keinginan sendiri, TUHAN tak pernah SALAH kok. Yang penting uda USAHA nang….” Huhu you are really my guardian angel mom. Hebatnya TUHAN merangkai setiap hati seorang ibu, karena setiap ibu mampu menjadi air di bara api keluarganya. I love you, mom.

Akhirnya aku baru tau, saat kedua temanku itu sudah mengikuti interview user di Jakarta ternyata posisi kerja yang ditawarkan berbeda dengan yang sudah disepakati di awal, Senior Teknisi menjadi Admin Project. Tentu saja salary yang di awal pun sudah disepakati juga ikut berubah. See that, God works so unpredictable. DIA sudah tahu itu akan terjadi, jadi DIA tak mau merepotkan ku :’D


“Sebab AKU ini MENGETAHUI RANCANGAN-RANCANGAN apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Seringkali tanpa kita sadari, kita berDOA kepada TUHAN meminta yang TERBAIK dari NYA untuk hidup kita tapi kenyataanya kita sering MEMAKSA TUHAN untuk meng-IYA kan apa yang kita minta itu, padahal itu BUKAN yang TERBAIK menurut TUHAN.  Seringkali kita mengaku diri PERCAYA akan RENCANA TUHAN INDAH pada WAKTU-NYA, tapi kita tetap khawatir dan mulai meragukan NYA bahkan sampai bertanya SAMPAI KAPAN TUHAN aku HARUS MENUNGGU?

Ayo, sama –sama belajar mempercayai scenario TUHAN.

Kalau kata Ayub 42 : 2 “Aku tahu, bahwa ENGKAU sanggup melakukan segala sesuatu, dan TIDAK ADA RENCANA-MU yang GAGAL”

So untuk apa lagi khawatir? Selagi dalam masa PENANTIAN KEHENDAK ALLAH terjadi dalam hidup, kita bisa sekalian menaati perintah TUHAN
yang tertulis dalam Filipi 4 : 6
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”

Mengucap syukur lah setiap saat, bahkan pada saat TUHAN berkata TIDAK atau BELUM untuk setiap doa kita karena itu yang TERBAIK à TIDAK MUDAH, tapi bukan berarti TIDAK BISA menjalankannya.

“And we know that ALL THINGS work together for GOOD to them that love GOD, to them who are called according to HIS PURPOSE”



-Hidup dalam penantian bersama TUHAN-

Rumahku = Istanaku



Lebih baik di sini, RUMAH kita sendiri

Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa

Semuanya ada di sini, RUMAH kita

Itu hanyalah penggalan satu lagu, tapi memiliki nilai kebenaran yang bersifat ABSOLUTE.

Senyaman apapun fasilitas deluxe yang ditawarkan hotel berbintang lima di luar sana, masih tetap lebih nyaman ada di RUMAH. 

Walaupun dapur RUMAH mu tak dilengkapi dengan kitchen set yang komplit, peralatan masak canggih, kulkas dua pintu yang besar, masakan dapur RUMAH tetap menjadi pilihan utama semua orang.

Di luar sana, dunia menuntut kesempurnaan darimu, tapi di RUMAH kau dibentuk dan dibekali menjadi orang yang sempurna.

Saat orang-orang di luar sana hanya berpura-pura mengasihimu, kasih yang murni dan tulus hanya mampu diberikan orang-orang RUMAH.

Sangat bersyukur saat TUHAN mengijinkan ku menjalani masa pencarian kerja ini aku berada di RUMAH sendiri.

Saat banyak teman-temanku harus berjuang hidup di kamar kosan dengan ukuran 4x4, aku masih bisa bernafas lega di rumah dengan 2 kamar, 1 dapur dan ruang keluarga walaupun dalam versi mini (FYI rumah yang  sekarang kami tinggali masih rumah kontrakan, tapi sekarang papa sedang dalam proyek mendirikan kembali satu istana baru bagi kami )

Saat teman-temanku harus berburu sarapan dan makan malam di warung-warung, aku bisa bangun di pagi hari dengan sarapan yang komplit dan makan malam yang lezat nan sehat ala masakan chef terhebat di dunia.

Saat teman-temanku harus merogoh koceknya dalam-dalam untuk makan enak, aku hanya perlu berbicara dari hati ke hati di malam sebelum mama belanja ke pasar untuk dimasakin ayam gota atau soup iga andalannya.

Saat teman-temanku mengidap penyakit yang sangat mematikan “HOME SICK”, aku masih bisa tertawa dan bercerita masa kini dan masa depan bersama papa dan mama tanpa perlu mengkhawatirkan penyakit mematikan itu.

hihi banyak banget yang bisa aku syukuri.

Sekilas tampilan tentang istana ku.
Baru bisa nampilin rumah yang di Medan saja, karena rumah yang di Bekasi sedang dalam proyek renovasi (semoga bisa kelar sebelum Natal tiba ^^). Walaupun tidak sebesar istanaku di Medan, istana baruku yang di Bekasi juga sudah lebih dari cukup untuk menampung kami berlima.

ruang keluarga
dapur
lantai 2 hanya digunakan untuk tempat bonsai papa

bagian luar tampak samping







                             


FuckYEAH 2008


Rabu, 17 Oktober 2012
Setibanya di Bandung yang pertama kali terbesit di dalam otakku saat itu adalah “reunian”, hahai… Langsung saja aku mengirimkan pesan singkat ke orang-orang yang ingin ku temui saat itu. Semuanya pada kuliah (adek PA dan beberapa juniorku), puft..  Kedatanganku ke Bandung selalu di weekdays saat orang-orang yang berstatus mahasiswa sedang sibuk dengan rutinitasnya. Sekedar mengingatkan, setelah Juli kemaren hingga detik ini statusku adalah jobseeker \m/

Berlalu begitu saja dengan cepat di pikiranku, satu nama yang sudah tak asing lagi dalam 2 tahun terakhir ini tak lain dan tak bukan adalah Yosua Hendrik. Mengirimkan sebuah pesan singkat yang intinya adalah pemberitahuan aku sedang berada di Bandung dan aku membutuhkannya ^.^ Tak perlu waktu lama untuk membujuknya karena aku tahu pasti kami punya hobby yang sama dalam hal “menikmati hidup” yang satu itu (sesama penikmat movie). Berbalasan pesan singkat hingga beberapa kali, kami tiba di kesepakatan bahwa kami akan berangkat TENG pukul 17:00 dari kosan Friska. Semacam punya feeling yang cukup kuat dengan beliau, pukul 16:45 aku kembali mengirimkannya pesan singkat. Dan ternyata benar, bapak itu belum siap bahkan belum mandi >.<

Seperti BIASA, aku kembali harus dirempongkan dengan mahluk rempong yang satu ini. Bernego lama setelah meladeni bayolannya beberapa saat, pukul 17:15 dia menampakkan batang hidungnya di kosan Samuel.

Yosua bertengger di atas motor vario kesayangannya
Y : Si Sam di die?
A : Masih dandan -_-
Y : dipahatopkeun Sam.. (bahasa Batak dengan aksen Sunda)
Aku dan Friska hanya bisa tertawa terbahak-bahak
A : haha.. Kamus apa lagi ini nyong? (manusia yang bernama Yosua ini adalah mahluk ciptaan Tuhan dengan beribu kamus yang hanya dirinya seorang yang mengerti)
Diam beberapa saat
A : cuaaaa.. lo ga kangen gue?
Y : iyeeehhh (pasang muka jijik)
A : Hahaha, kan udah lama lo ga ngelihat gue. Gue makin cantik kan?
Y : Kasihan kali si Lisa ini lah. Ga ada temannya di Bekasi, ke Bandung hanya cari hiburan. Stress lagi -_-

****

Damn It’s True.. Haha aku emang ga punya teman di Bekasi, hanya mama seorang tempat curhat dan merangkap teman main :D

Tadinya aku berencana untuk satu motor sama si rempong itu, dan kamipun sudah merencanakan untuk update server :)) Tapi sayang sekali, ini bukan timing yang cocok sepertinya untuk kami menjalankan tugas kenegaraan kami itu. Hihi sekali lagi mengingatkan, Cua ini adalah partnerku selama setahun kepengurusan tahun 2010-2011 yang lalu. Meski sudah tidak menjabat lagi, sampe sekarang dia tetap masih jadi partnerku yang TOP karena dia akan menegurku saat aku sudah mulai “menyimpang” ke jalan yang salah, memberiku masukan-masukan brilian yang kadang membutuhkan extra penalaran agar aku paham apa yang dimaksudkannya, dan dia tak akan pernah lupa mem-bully ku -_-“

Kami berempat (aku, friska, samuel dan cua) menuju ke Ciwalk untuk nonton film Premium Rush bersama Gotti dan Vera. Seperti sudah berabad tidak bertemu (edisi lebai), semuanya histeris dan katrok saat pertama kali bertatap muka satu sama lain. Memalukan banget sih sebenarnya >,< Noraknya ga hanya sekian loh, pas mau masuk studio bioskop sampai film hampir dimulai kami tetap KATROK sumpah. sejenak aku merasa ini merk nya aja angkatan 2008 tingkahnya mirip maba-miba yang baru masuk kuliahan malah. Coba bayangin popcorn yang harganya just GOCENG dibuat jadi bahan rebutan. Demi apa 6 tangan memperebutkan sebutir jagung manis itu So sad kan tingkah kami -_- Berbicara satu sama lain dengan volume maksimal, seolah sedang berbicara dari 1 lembah ke lembah yang lain, cukup menarik perhatian orang-orang di sekitar kami yang saat itu juga sedang ikut menunggu di depan pintu masuk bioskop. Posisi duduk yang SANGAT SALAH saat orang mengijinkan aku, Cua, Friska dan Vera duduk berdekatan dalam satu studio bioskop. Sesuai dengan perkiraanku, dan yang terjadi adalah …. *memalukan banget deh, sumpah* Nonton film di bioskop dengan cemilan kacang garuda yang masih berkulit hanya dapat ditemui kalau kalian berada di tengah-tengah kami (serasa ada di pesta kawinan orang Batak, kacang berkulit dan kopi) Damn! Kayak ga ada  cemilan lain yang agak sedikit elegan aja

Angkat kaki dari studio bioskop setelah film selesai diputar, kami menuju ke salah satu cafe makanan. Dan seperti biasa untuk memilih tempat makan aja susah pake banget -_- Duduk sebentar di kios K sambil menyantap srabi notosuman akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di rumah makan aceh yang terletak tidak jauh dari daerah tempat tinggal kami, Cierasalom (lupa tulisannya gimana ^^V). Menghabiskan malam itu dengan bercerita banyak hal mulai dari pergumulan masing-masing dalam Tugas Akhir dan pencarian kerja, “pasangan hidup” sambil menyisipkan sekali-sekali obrolan nakal ala perempuan dan laki-laki seusia kami, hingga pencetusan ide brilian untuk dapat tetap menjaga tali silaturahmi semua angkatan 2008 :’) Malam yang sangat menyenangkan

Besoknya, seusai mengikuti test di kampus aku, Vera, Friska, June, dan Erfan kembali mengadakan “reunian kecil nan singkat” itu di kantin Poltek Telkom. Emang dasar mahluk-mahluk yang tidak mengenal malu, dimana pun dan kapanpun akan tetap MEMALUKAN. Ketawa dengan volume super serasa di kampus sendiri, duduk di kantin orang tanpa memesan makanan, berbicara dengan topik pembicaraan yang cukup GILA bener-bener sudah menjadi ciri khas yang melekat di setiap kali pertemuan ini berlangsung. Intinya kalau ada aku, Gotti, Friska dan Vera PLUS Yosua semuanya akan menjadi sangat KACAU(trust me) tapi dijamin FUN \(^_^)/

Satu hal yang sangat ku syukuri bahwa aku terdaftar sebagai mahasiswi IT Telkom Bandung di angkatan yang super gila ini, 2008. Bersama mereka semuanya MENYENANGKAN walaupun "sedikit" agak MEMALUKAN. Hahaha…

Bahagia itu sederhana, cukup dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang kau sayang.
 It’s more than enough ^^

Karunia TUHAN




yang terbaik dari semua yang baik selama kuliah di IT TELKOM.
Diberi kesempatan melayani DIA yang sudah terlebih dahulu melayani kita.

Kepengurusan PMK IT Telkom 2010-2011, dipercaya sebagai Kepala Bidang 2 membawahi 2 sie : Diakonia dan Misi Ekstenal.

Sebaliknya hendaklah dengan RENDAH HATI yang seorang menganggap yang lain LEBIH UTAMA dari pada dirinya sendiri.